Murid tersebut dikenal sebagai pribadi yang tak pantang menyerah. Sejak bangku awal sekolah, ketertarikannya pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka membawanya melewati serangkaian seleksi ketat di tingkat gugus depan, kwartir ranting, hingga dinobatkan masuk dalam Kontingen Kwartir Cabang Hulu Sungai Selatan. Kedisiplinan saat latihan baris-berbaris, ketangkasan mendirikan tenda, hingga pemahaman mendalam tentang kecakapan hidup (life skills) menjadi modal utamanya.
Di ajang nasional yang mengusung semangat kemandirian, inovasi, dan persaudaraan ini, ia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengemban misi memperkenalkan kebudayaan serta kearifan lokal Hulu Sungai Selatan di panggung nasional. Dengan senyum ramah dan sikap santun khas pelajar daerah, ia siap menjalin persahabatan dengan puluhan ribu Pramuka Penggalang dari seluruh penjuru Indonesia.
Perjalanan murid SMPN 2 Angkinang di Jamnas 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografi bukan penghalang untuk berprestasi dan menginspirasi teman-teman sebaya di sekolahnya.

