Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Angkinang, Bapak H. Muhammad Arsyad, serta Saiful Kamrani beserta jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik SMPN 2 Angkinang. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah, membangun silaturahmi, serta mengingatkan pentingnya menjaga ibadah dan akhlak mulia.
Dalam tausiyah agamanya, narasumber menyampaikan tiga poin penting:
Shalat adalah tiang agama dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Beliau menekankan bahwa shalat merupakan pondasi utama dalam kehidupan beragama seorang Muslim. Barang siapa yang menjaga shalatnya, maka ia telah menjaga agamanya, dan barang siapa yang menyia-nyiakannya, maka ia telah menyia-nyiakan agamanya.
Shalat dimulai dengan bersuci, yaitu berwudhu. Narasumber menjelaskan secara rinci tata cara berwudhu yang benar sesuai sunnah, mulai dari niat hingga urutan membasuh anggota wudhu, serta hal-hal yang membatalkan wudhu. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat melaksanakan shalat dengan sempurna.
Menjauhi penyakit masyarakat seperti mabuk-mabukan, judi, dan perbuatan zina. Beliau mengajak seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk senantiasa menjaga diri dari godaan dan pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan serta akhlak.
Kegiatan ditutup dengan sholat Zuhur berjamaah yang dipimpin oleh salah satu ustadz, diikuti doa bersama. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Kepala Sekolah SMPN 2 Angkinang menyambut baik kerjasama dengan MUI Kecamatan Angkinang. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan untuk membentuk karakter siswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

